Sumber: Majalah Women’s Health
Tak perlu luar biasa kuat atau mendapat mukjizat untuk menjadi wanita hebat. Caranya sesederhana belajar dari pengalaman wanita lain.
Kami memilih 5 wanita nara sumber, hidup di lingkungan biasa, tapi jago di bidangnya.Menguasai 5 bidang ini, Anda bisa menjadi wanita yang siap menaklukan dunia sekaligus dicintai keluarga.
Why is everybody so obsessed? Money can't buy us happiness. Can we all slowdown and enjoy right now. Guarantee we'll be feeling alright. (Lagu Price Tag oleh Jessie J.)
Oh ya! Anda bisa menyanyikan lagu ini ketika kepala mulai pusing dan jantung berdebar kencang saat memasukan kartu ATM dan melihat angka di layar. Menenangkan diri, mengatakan tak perlu uang untuk bahagia padahal cemas setengah mati melihat saldo di bank.
Dan, pernahkah terbersit di pikiran Anda, bagaimana bila tua nanti saldo ATM tak akan lagi bertambah dari pemasukan gaji Anda? Bukan bermaksud membuat Anda makin berkeringat dingin. Tapi memang seharusnya sudah Anda pikirkan dari sekarang.
Menurut Helga Dyah Vianinditasari, program officer Pusat Pengembangan Sumber daya Wanita (PPSW), titel pendidikan formal berderet tak menjamin wanita mampu merencanakan keuangan untuk dirinya dengan baik.
"Survey PPSW dan Universitas Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar wanita Indonesia belum punya perencanaan keuangan untuk menghadapi masa tua," kata Helga.
Umumnya, wanita menggunakan pendapatan untuk belanja rumah tangga dan pendidikan anak. Sangat minim yang digunakan untuk diri sendiri. "Padahal ini sangat penting, apalagi harapan hidup wanita lebih panjang dari pria. Lansia wanita lebih banyak. Dengan perencanaan keuangan usia tua, wanita tetap dapat mandiri saat tua. Tidak meminta uang pada anaknya atau bidup terlantar," ujar Helga.
Baru-baru ini PPSW bersama Citi Indonesia menyelenggarakan pendidikan keuangan untuk wanita berpenghasilan rendah. Pendidikan selama 6 bulan ini mengadaptasi modul Tsao Foundation dari Singapura. Para peserta pelatihan ternyata mampu mengatur keuangannya. "Ada yang bertambah investasinya, bisa menahan diri, bahkan memperluas sayap bisnis," kata Helga.
63% PEREMPUAN MENYEBUTKAN UANG ADALAH HAL YANG MEREKA CEMASKAN
(Survei Pembaca Femina)