Training of Trainer (TOT) Mentor Program Perluasan Kesempatan Ekonomi Melalui Peningkatan Penguasaan Tehnologi Informasi dan Komunikasi

“sangat senang karena selama ini saya harus bolak balik hanya untuk tandatangan, ternyata bisa tandatangan dilakukan secara online dan setelah diajarkan saya bisa “ (….salah satu mentor dari Jawa Tengah)

“Saya berterimakasih karena program seperti ini baru ada di Alor, dan program ini baik sekali untuk pemuda-pemudi Alor agar kami dapat memperkenalkan bagaimana menggunakan teknologi untuk membantu pendapatan”

Dua pernyataan tadi merupakan uangkapan spontan dari dua peserta TOT Mentor online  untuk Program Perluasan Kesempatan Ekonomi Melalui Penimgkatan Penguasaan Tehnologi Informasi dan Komunikasi yang dilaksanakan  oleh Asosiasi PPSW melalui dukungan dari The Asia Foundation.    Program ini merupakan bagian dari Program Go Digital ASEAN yang didukung oleh Google.org.    Program ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada para pemuda terutama untuk perempuan dan juga kelompok disabilitas dalam hal mengakses tehnologi digital dalam rangka peningkatan taraf hidup mereka melalui training dan pendampingan.

Training of Trainer (TOT) Mentor yang diselenggarakan  pada tanggal 23-26 Juni 2020 diselenggarakan secara online yang diikuti oleh 45 orang mentor yang berasal dari 8 Provinsi dan 32 Kabupaten/Kota  di Indonesia yaitu Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, NTB, Sulawesi Selatan dan NTT.  Selain mentor hadir sebagai peserta 8 orang pendamping dari lembaga anggota PPSW yaitu PPSW Sumatra, PPSW Pasoendan , PPSW Borneo dan fasilitator PEKKA.  Fasilitator training ini adalah kordinator program dan Sekretaris Eksekutif Asosiasi PPSW. 

Selama 4 (empat hari) mereka diperkenalkan dan dilatih untuk menggunakan beragam aplikasi dasar seperti WPS Office, Gmail dan langkah pengamananannya serta pentautan dengan media sosial, filter informasi hoax,  pengelolaan keuangan, dan pengenalan dompet elektrik, m-banking dan sms-banking serta aplikasi talkback untuk membantu tuna netra untuk bisa memaksimalkan smartphone yang dimilikinya.    Selain aplikasi dasar mereka juga diajarkan aplikasi lanjutan untuk para pencari kerja seperti pembuatan CV dan lamaran kerja, kormo.com, jobstreet  dan juga interview online.   Bukan hanya itu mereka juga dibekali dengan pengetahuan untuk aplikasi lanjutan bagi yang ingin mengembangkan usaha seperti konsep bisnis, promosi online, pengenalan market place dan pembuatan akun di marketplace.

Berbagai macam pengetahuan aplikasi dasar dan lanjutan tersebut diberikan agar para mentor mampu melatih 820 volunteer yang berasal dari 820 desa di 8 Provinsi yang terpilih menjadi sasaran program.  Para volunteer yang dilatih akan mendampingi penerima manfaat yang berjumlah 20.000 orang pemuda terutama perempuan dan termasuk didalamnya kelompok disabilitas usia produktif. 

Menyelenggarakan training secara online untuk membekali keterampilan teknis seperti TOT Mentor adalah pengalaman pertama bagi Asosiasi PPSW.  Pengalaman tersebut memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk Asosiasi PPSW dalam memfasilitasi training-training serupa kedepannya.   Dan bagi mentor serta pendamping, training seperti ini juga baru pertama kali mereka jalani, rasa khawatir, tidak percaya diri dan merasa gaptek berangsur-angsur mulai pudar seiring dengan semakin seringnya mereka berinteraksi dengan beragam aplikasi yang ada, ditambah lagi dengan semangat untuk turut mendorong para pemuda-pemudi serta kelompok disabilitas di wilayah mereka sehingga mereka tidak hanya sebagai penikmat atau korban dari kemajuan tehnologi tapi sebagai perintis kemajuan melalui pemanfaatan tehnologi digital.