Program Pemanfaatan Teknologi untuk Memperluas Ekonomi Kelompok Marjinal

WhatsApp Image 2020-01-27 at 19.33.50

Pengembangan kapasitas perempuan merupakan bagian dalam proses pencapaian kualitas pemimpin perempuan di tingkat local maupun nasional.  Pengalaman asosiasi PPSW selama 34 tahun dalam kegiatan pengembangan kapasitas perempuan dewasa di bidang ekonomi, politik dan kesehatan  telah berhasil mendampingi 36.545 perempuan di tingkat basis. Dalam kegiatan pengembangan ekonomi, PPSW melakukan kegiatan berupa pendidikan keuangan, penguatan kinerja koperasi , menejemen bisnis dan literasi keuangan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Asosiasi PPSW menyadari dalam era digital, mendorong penggunaan tehnologi informasi untuk meningkatkan ekonomi kelompok perempuan merupakan proses untuk meningkatkan ekonomi secara signifikan. Oleh karena itu, berdasarkan pengalaman PPSW dalam pengorganisirin kelompok, PPSW memperluas jangkauan peserta kepada kelompok usia muda dalam program “Perluasan Kesempatan Ekonomi Melalui Peningkatan Penguasaan Tehnologi Informasi dan Komunikasi” yang didukung oleh Google Asean melalui TAF Foundation.

Program ini akan dilaksanakan  di 1000 desa di 8 Provinsi yaitu  Riau, Jawa Barat,  Banten, Jawa Tengah, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dengan sasaran 20.000 orang yang terdiri dari 18.000 anak muda pengangguran, 2.000 kelompok perempuan pengusaha mikro dan 2000 diantaranya adalah penyandang disabilitas.  Dalam menentukan sasaran program, PPSW menggunakan acuan UU No 40 tahun 2009 pasal 1 tentang Kepemudaan yang berbunyi “ Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.

Guna mendukung pelatihan perluasan ekonomi di lapangan, Asosiasi PPSW bersama federasi serikat Pekka, HPDI (Himpunan Penyandang Disabilitas Indonesia) dan HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) pada tanggal 21-24 Januari 2019 di Hotel Teras Kita mengadakan workshop “Penyusunan Modul Perluasan Ekonomi “. Dalam penyusunan draft modul yang  digunakan saat pelatihan, dibagi menjadi 3 modul yaitu;

1. Modul Perkenalan, yang berisi :

  • Perkenalan
  • Pemetaan Harapan, Kekhawatiran dan Kontribusi
  • Alur
  • Kontrak Belajar

2. Modul Dasar yang berisi

  • Pengenalan WPS Office (Ms. Word, Spreed sheet, Powerpoint) dan Pdf reader di Smartphone
  • Pengenalan G-mail dan Pengkaitan G-mail dengan Aplikasi
  • Pengenalan konsep back up, keamanan dan verifikasi akun & konten
  • Pengenalan Dompet elektronik dan M-Banking
  • Pengenalan Aplikasi Talk Back untuk membantu Kelompok Disabilitas

3. Modul Lanjutan terdiri dari 2 bagian.

  1. Modul untuk Pengembangan Usaha, terdiri dari :
  • Mengenal Konsep Bisnis Online
  • Pengenalan media sosial sebagai online shop
  • Pengenalan konsep marketplace

    2. Modul untuk Pencari Kerja

  • Pembuatan resume/cv online-offline
  • Penggunaan aplikasi pencari Kerja ( Kormo dan Jobstreet)
  • Pelatihan Interview online dan offline

 

Adapun tujuan diadakannya pelatihan ini adalah terciptanya perluasan akses informasi, layanan, pengetahuan dan peluang ekonomi yang tersedia kepada kelompok-kelompok penerima manfaat. Dan juga meningkatnya kepercayaan diri dan kemampuan dalam penggunaan tehnologi, informasi dan komunikasi untuk memperluas kesempatan kerja dan usaha serta pengembangan dari usaha yang sedang dijalankan. Sehingga diharapkan para penerima manfaat program adanya peningkatan taraf hidup melalui perluasan kesempatan berusaha dan bekerja dengan pemanfaatan tehnologi informasi dan komunikasi.