Program Kedaulatan Pangan Asosiasi PPSW, Untuk Keluarga Berdaulat

WhatsApp Image 2020-02-03 at 18.49.24

Kedaulatan Pangan menjadi satu hal penting  yang harus dicapai dalam  pembangunan saat ini. Situasi dan kondisi perubahan iklim yang sangat cepat dan mengakibatkan bencana akhir-akhir ini, mengharuskan kita untuk mempersiapkan dan mengantisipasi terjadinya kekurangan dan ketidak tersediaan pangan di wilayah masing-masing. Pangan sebagai kebutuhan pokok harus lah menjadi perhatian dan harus secara sungguh-sungguh disiapkan dan dilakukan baik oleh individu maupun berkelompok serta masyarakat dalam kawasan tertentu untuk kesehatan keseimbangan gizi.

Kita menyadari tidaklah mudah untuk mencapai kedaulatan pangan kita pasti akan melewati beberapa proses dan tahapan yang panjang seperti dimulai dari ketahanan pangan, kemandirian pangan baru lah menuju ke kedaulatan pangan. Butuh persiapan yang harus disusun dengan sistematis serta butuh pemikiran dan ide-ide yang dapat menjawab masalah2 ini terutama di wilayah-wilayah yang ketergantungan pangan dari daerah lain masih sangat tinggi.

Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Ironisnya, berbagai keperluan pangan terpenuhi lewat impor, dari beras, jagung sampai garam sehingga kedaulatan pangan masih jauh dari harapan. Tantangan yang dihadapi, jumlah penduduk bertambah, tetapi lahan pertanian terus beralih fungsi menjadi kegunaan lain.Prediksi  pada tahun 2045, penduduk Indonesia akan mencapai 330 juta, dengan kebutuhan pangan diperkirakan meningkat 3% setiap tahun.

Melihat permasalahan tersebut Asosiasi PPSW didukung oleh First State Investment mengadakan program Kedaulatan Pangan di Provinsi Jakarta, Kalbar, Riau dan Banten. Kelompok dampingan Asosiasi PPSW yang berada di wilayah pedesaan ini, rentan terhadap perubahan iklim, banjir, kekeringan, serangan hama, sedangkan wilayah urban sering mengalami kebakaran dan kebanjiran. Untuk mengurangi resiko kebencanaan tersebut, masyarakat dapat menanam tanaman  yang  mudah ditanam dan mudah perawatannya, namun menghasilkan  gizi yang baik, seperti sayur-sayuran. Sehingga dalam waktu jangka panjang diharapkan program kedaulatan pangan ini dapat meningkatkan gizi keluarga masyarakat yang menanam dan juga dapat meningkatkan nilai perekonomian, terpenting adalah masyarakat dapat meningkatkan produksi sayur local agar tidak terjadi ketergantungan bahan pokok dari daerah maupun Negara lain.