Tentang Asosiasi PPSW

 Latar Belakang

Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW), merupakan salah satu LSM Perempuan di Indonesia yang terus konsisten mengembangkan dan mendampingi kelompok-kelompok perempuan di basis sejak berdirinya di tahun 1986 hingga saat ini.  Sampai Desember 2013, Asosiasi PPSW aktif mengembangkan dan mendampingi 22.474 orang perempuan basis yang tergabung dalam 631 kelompok/koperasi, tersebar di 208 desa/kelurahan, 69 kecamatan dan 98 kabupaten/kota madya di 6 propinsi; DKI Jakarta (dampingan PPSW Jakarta), Jawa Barat dan Banten (PPSW Pasoendan), Kalimantan Barat (PPSW Borneo) Riau dan Aceh (PPSW Sumatra).  Dalam mengembangkan dan mendampingi kelompok, PPSW tidak dibatasai oleh proyek yang umumnya terbatas waktu dan sumberdaya nya.  Oleh karenanya, meskipun ada kelompok yang bubar, hingga akhir tahun 2010 sebagian besar kelompok-kelompok bentukan dan dampingan PPSW terus berkegiatan dan berkarya.

Sebagai sebuah organisasi, PPSW sendiri telah berevolusi, berubah seiring perkembangan kondisi yang ada.  Saat ini PPSW telah menjadi sebuah organisasi asosiasi dengan empat lembaga otonom yaitu PPSW Jakarta, PPSW Pasoendan, PPSW Borneo, dan PPSW Sumatra.  Sekretariat PPSW menjadi simpul yang mengkoordinir perkembangan lintas organisasi otonom agar tetap menjadi satu kesatuan gerakan asosiasi yang kuat dan efektif.  Transformasi PPSW ini sejalan dengan perkembangan sistem yang lebih terdesentralisasi di Indonesia saat ini.  Lembaga-lembaga otonomlah yang secara berkesinambungan akan mengembangkan dan mendampingi kelompok di wilayahnya masing-masing.

Tujuan utama PPSW adalah pemberdayaan perempuan khususnya yang berada di strata sosial ekonomi terendah dalam masyarakat yang terkonsentrasi di daerah kumuh perkotaan, dan daerah pedesaan. PPSW memilih beberapa fokus persoalan yang dihadapi masyarakat seperti persoalan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan sebagai pintu masuk dalam pengorganisasian masyarakat khususnya kelompok-kelompok perempuan.

Untuk mencapai tujuan tersebut PPSW melakukan berbagai kegiatan seperti memfasilitasi masyarakat melalui berbagai pelatihan dan lokakarya sesuai kebutuhan mereka, serta mengembangkan organisasi dan jaringan masyarakat lokal untuk mengadvokasikan kepentingan mereka. Selain itu PPSW juga melakukan penelitian, penerbitan, seminar dan lokakarya guna menunjang kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat.

Visi dan Misi

Visi PPSW adalah pemberdayaan perempuan dan transformasi sosial bagi status dan peran perempuan dalam masyarakat melalui peningkatan akses dan kontrol perempuan terhadap sumberdaya yang ada dan dirinya, guna menciptakan tatanan masyarakat yang lebih egaliter, demokratis dan berkeadilan gender.

Misi PPSW adalah:

  1. Meningkatkan taraf hidup, pengetahuan, dan kemampuan perempuan di tingkat basis.

  2. Mengembangkan kapasitas kelembagaan lokal bagi perempuan dan kepemimpinan perempuan dengan pendekatan desentralisasi sumberdaya.

  3. Memasyarakatkan konsep kesetaraan gender dalam semua tingkatan.

Pendekatan dan Strategi

Metode pengorganisasian masyarakat yang ditawarkan oleh PPSW, menggunakan beberapa konsep dasar di bawah ini:

  1. Pendekatan kemanusian yang berprespektif kesetaraan jender

  2. Mengakomodasi dan menghargai ide yang berasal dari masyarakat (Bottom up)

  3. Mendorong partisipasi dari seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam mengambil keputusan

  4. Memfasilitasi proses belajar dan tukar pengalaman dengan masyarakat

  5. Mengambangkan organisasi lokal, antara lain menawarkan prinsip pra-koperasi.

Program

Pengorganisasian Masyarakat

Program ini merupakan kegiatan utama PPSW. Beberapa pola pendekatan diterapkan sesuai kebutuhan dan situasi masyarakat dalam melaksanakan program ini. Pada tahap awal umumnya PPSW menerapkan pola pengorganisasian kelompok masyarakat perempuan dengan aktivitas ekonomi sebagai pintu masuk utama.

Pelatihan

PPSW memfasilitasi ber-bagai pelatihan bagi masyarakat mitra dan lembaga-lembaga lain yang membutuhkan. Pelatihan yang diberikan berkaitan dengan keterampilan tekhnis, manajerial dan pengembangan diri.

Penelitian

Penelitian dilakukan sebagai penunjang kegiatan pengorganisa-sian masyarakat dan untuk pengembangan lembaga. Persoalan yang berkaitan dengan kepentingan perempuan menjadi fokus penelitian PPSW.

Seminar dan Lokakarya

PPSW memfasilitasi berbagai seminar dan lokakarya tingkat lokal, nasional dan regional, sebagai bagian dari upaya advokasi. Persoalan yang berkaitan dengan kepentingan perempuan meru-pakan fokus seminar dan lokakarya yang diorganisir dan difasilitasi oleh PPSW.

Penerbitan

Program ini sebagai upaya mempublikasikan informasi tentang perempuan dari temuan lapang maupun yang ditulis oleh para ahli.

Kredit Mikro

PPSW menyediakan kredit mikro untuk kelompok-kelompok dampingan sebagai bagian dari program penguatan ekonomi untuk perempuan di tingkat basis.

Wilayah Kerja

Sampai dengan Desember 2012, Asosiasi PPSW telah mendampingi 18.622 anggota yang tergabung dalam 572 kelompok di 181 desa, 66 kecamatan, 18 kabupaten/kota madya di 6 provinsi yakni  Aceh, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Sebelumnya PPSW juga pernah mendampingi masyarakat basis di Propinsi Sumatera Utara, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sejak tahun 2005, tiga wilayah telah menjadi lembaga mandiri (otonom), dengan mengelola program masing-masing yakni PPSW Jakarta, PPSW Pasoendan,  PPSW Borneo dan pada awal tahun 2010 menyusul  PPSW Sumatra   menjadi lembaga mandiri.

 

Image

Isyu

Fokus pendampingan PPSW mencakup beberapa isyu, seperti :

  1. Sosial ekonomi.
  2. Kesehatan reproduksi.
  3. Tenaga kerja perempuan (buruh migran).
  4. Pendidikan politik.
  5. Pendidikan anak.
  6. Pendidikan keuangan.

Anggota Asosiasi PPSW

  • PPSW Jakarta , mendampingi masyarakat meluputi seluruh DKI Jakarta: Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Provinsi Jawa Barat: Kodya Depok dan Kodya Bekasi.
    PPSW Pasoendan
    , melakukan pendampingan masyarakat meiputi Provinsi Jawa Barat: Karawang, Sukabumi, Cianjur. Provinsi Banten: Pandeglang, Lebak

  • PPSW Borneo, wilayah dampingannya meluputi Provinsi Kalimantan Barat: Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya

  • PPSW Sumatra , mendampingi masyarakat meliputi Provinsi Aceh: Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Timur. Povinsi Riau: Rokan Hilir

  • Yayasan Raudhatun-Nisa,  tidak melakukan pendampingan, mengelola dana-dana sosial dari anggota Asosiasi lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap anggota kelompok dampingan Asosiasi PPSW yang kurang mampu.

Sekretariat PPSW bertanggungjawab terhadap program-program lintas wilayah yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga Anggota Asosiasi, capacity building dan supporting.

 

Struktur Organisasi Asosiasi PPSW
Image

Personel Sekretariat PPSW

 

Mitra Donor

Yang masih mendanai/bekerjasama hingga 2013.

  1. Citi Foundation
  2. HIVOS
  3. TSAO Foundatin
  4. Global Fund for Women
  5. PNPM Peduli
  6. USAID
  7. Ford Foundation
  8. SAPA (Aliansi Strategis Melawan Pemiskinan)
  9. Java Village
  10. Caritas Australia
  11. Sahabat Cipta Foundation
  12. ASPPUK (Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil)

Yang pernah mendanai/bekerjasama: 

  1. The Asia Foundation
  2. DVV International
  3. ASPBAE
  4. CIDA
  5. Global Alliance
  6. NIKE
  7. UNDP (United Nation Development Program)
  8. Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia
  9. Teree des Hommes
  10. SEA-PCP
  11. World Bank
  12. TIFA Foundation
  13. LEVI Strauss
  14. IOM (International Organization for Migration)
  15. IRD
  16. GTZ (sekarang GIZ)
  17. Kedutaan Inggris
  18. Save The Children
  19. SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu)
  20. Kedutaan Denmark (DANIDA)
  21. GE Money
  22. VSO
  23. ADB (Asian Development Bank)
  24. ILO (International Labour Organization) 
  25. IFAD (International Fund for Agricultural Develompent)
  26. PIDRA
  27. CEDPA (Center for Development and Population)
  28. IDRC (International Development Research Center)
  29. PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara) Persero
  30. FES (Friedrich Ebert Stiftung)
  31. CARE International
  32. Departemen Pertanian RI
  33. Kemitraan/Partnership
  34. CUSO (International Volunteering Abroad)
  35. OXFAM International
  36. Bank Ekonomi
  37. Bank Permata
  38. Britis Council
  39. CRS (Chatolic Relief Services)
  40. Coffey International
  41. Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur

  

Alamat Kontak:

 

Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW)      
 
Duren Sawit Asri Kav. 1/1A
Jl. Lapangan I, Swadaya Raya
Duren Sawit
Jakarta Timur 13440
Indonesia

E-mail: sekretariat@ppsw.or.id
Telp: 62-21-8660 3788/89
Fax: 62-21-8660 3789 

Leave a Reply

Your email address will not be published.