Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

images_cerita lapang neni sukabumi

Sosok ibu Neni Hanifah cukup melekat bukan hanya dikalangan ibu-ibu kelompok dampingan PPSW , melainkan juga di kalangan Diskoperindag (Dinas Koperasi perindustrian dan perdagangan) dan Dekopinda (dewan Koperasi Daerah) Kabupaten Sukabumi. Karena dirinya gigih dalam memperjuangkan kegiatan perkoperasian. Khususnya koperasi perempuan. Lahir di Sukabumi tahun 1966, ibu Neni yang beralamat di Kp. Babakan Sirna, Desa Sukaraja Kec Sukaraja. Pada bulan Desember 2014 terpilih sebagai ketua Forum Koperasi Wanita (Kopwan) kab Sukabumi yang dibentuk oleh Dekopinda kab Sukabumi.

Didampingi PPSW tahun 2001, ibu Neni mengaku betul-betul sebagai ibu RT sejati (dapur sumur kasur) yang tidak tahu tentang organisasi. Dari mulai tidak PD hingga tidak adanya ketrampilan berorganisasi.

Awalnya ikut pelatihan CO pada tahun 2001 yang diselenggarakan oleh PPSW, dirinya masih merasakan rendah diri karena melihat peserta lain sudah lebih berani berbicara didepan orang banyak. Sedangkan dirinya belum.“…. Saya berfikir, kenapa saya tidak bisa padahal orang lain bisa” ungkap ibu Neni saat itu. Selanjutnya ibu Neni diajak dalam kegiatan forum pertemuan tingkat regional kesehatan reproduksi (Kespro), disana tumbuh rasa PD, dampak positifnya adalah menjadi berani mengajak orang lain untuk bergabung di kelompok. Jumlah anggota dari 15 menjadi 80 orang anggota. 

 

Banyak tantangan di keluarga terutama dari pasangan, tetapi bagi ibu Neni itu harus diperjuangkan dan harus berhasil. Harus betul-betul ada perubahan. “ Alhamdulillah…. meski banyak tantangan tetapi sekarang bisa melaluinya …. “ ungkapnya dengan bangga, terbukti dengan berhasilnys kelompok yang dirintis sejak tahun 2001 saat ini sudah menjadi koperasi ber Badan Hukum dan berkembang pesat assetnya mencapai lebih dari 1 M.

Dengan perkembangan itu, menjadikan ibu Neni lebih memotivasi diri untuk terus mengembangkan diri lagi, sehingga bisa menjadi contoh bagi kelompok dan koperasi lainnya khususnya yang berada di Sukabumi. Juga terus mengajak dan memotivasi kelompok dan koperasi lain agar terus maju dan mengikuti jejak koperasi Nurul iman.

Tidak semudah membalikkan telapak tangan, melainkan perlu perjuangan. Berkat dampingan dari PPSW mulai dari pelatihan dan kegiatan lainnya dirinya mampu mendampingi kelompok/koperasi lain yang membutuhkan, mendapat kepercayaan sebagai pengurus SPB Tatar Sunda Kab Sukabumi , dan terpilihsebagai ketua Forum Kopwan kab Sukabumi , yang pembentukannya dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2014. Yang diselenggarakan oleh Dekopinda Kab Sukabumi. Merupakan cikal bakal pembentukan koperasi sekunder di kab Sukabumi. Ibu Neni berharap, dirinya bisa mempertahankan dan mengembangkan organisasi koperasi perempuan menjadi koperasi yang maju dan mandiri.