Mencari Duta Perempuan Melek Keuangan Indonesia 2015

Dalam rangka memperingati hari Perempuan Sedunia

Jakarta, 7 Maret 2014 –Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) bersama dengan Citi Indonesia, melalui payung kegiatan sosialnya Citi Peka (Peduli dan Berkarya) mencari Duta Perempuan Melek Keuangan Indonesia, Sabtu (7/3/2014) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Pencarian Duta ini dilaksanakan untuk mengkampanyekan pentingnya Melek Keuangan bagi Perempuan di Indonesia untuk mempersiapkan masa tua yang lebih mapan, mandiri, sehat dan bahagia. Sebanyak 2.500 perempuan di Jakarta dan sekitarnya mengikuti ajang pencarian Duta Perempuan Melek Keuangan Citi-PPSW 2015 ini.

Melek keuangan (Financial Literacy) diterapkan diberbagai negara, salah satunya Indonesia. Agenda “melek keuangan” menjadi strategi nasional dalam pembangunan untuk memberikan perlindungan dalam rangka mensejahterakan masyarakat Indonesia. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2013,hanya sebesar 21,84% masyarakat Indonesia yang dinyatakan memiliki pengetahuan keuangan yang cukup, danhanya 19% yang perempuan. Meskipun angka “Melek Keuangan” perempuan masih rendah, namun pengelolaan keuangan keluarga mayoritas dikendalikan oleh perempuan hingga mencapai 51%.

Sejak 2011, Asosiasi PSPW sebagai salah satu LSM Perempuan yang bekerja mendampingi perempuan akar rumput bekerjasama dengan Citi Peka telah mengembangkan program yang berkontribusi untuk meningkatkan tingkat melek keuangan perempuan Indoneisa melalui program Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Matang. Hingga kini telah lebihdari 3500 perempuan akar rumput yang usia di atas 40 tahun keatas di Aceh, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Kalimantan Barat yang telah mendapatkan manfaat dari program ini. 

“Program Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Matang yang dilaksanakan oleh Asosiasi PPSW dan Citi Peka telah memberikan dampak yang sangat konkrit terhadap perempuan basis dampingan kami. Seusai memperoleh dampingan, para anggota menjadi piawai dalam membuat anggaran rumah tangga keluarga secara sederhana, membuat tabungan hari tua dan darurat, ada pula yang membuka usaha seperti warung, untuk meningkatkan penghasilan keluarga”, jelas Museptryena, Ketua Badan Pengurus Asosiasi PPSW.

Untuk memperluas jangkauan penerima manfaat program ini, Asosiasi PPSW mencari Duta Perempuan Melek Keuangan sebagai Public Relation (PR) untuk kampanye mengenai pentingnya Pendidikan Keuangan bagi Perempuan untuk mempersiapkan masa tua yang mandiri, sejahtera dan sehat. Diharapkan dengan kampanye yang intensif dan masif akan menimbulkan awareness masyarakat supaya bisa mengelola keuangan keluarga lebih baik.

“Citi Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk mendukung berbagai program pendidikan keuangan,” ujar Puni Anjungsari, Vice President of Corporate Affairs Citi Indonesia. “Pemilihan Duta Perempuan Melek Keuangan ini bisa menjadi langkah strategis untuk menyebarkan dan mendorong perempuan Indonesia agar lebih sejahtera dan mandiri. Mudah-mudahan melalui langkah ini PPSW dapat semakin berkiprah dalam meningkatkan tingkat melek keuangan di Indonesia sesuai dengan agenda pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas keuangan”.

Pemilihan Duta perempuan Melek Keuangan 2015 ini juga diselenggarakan di 5 Propinsi lainnya yaitu Aceh , Riau, Banten, Jawa Barat dan Kalimantan Barat dengan diikuti lebih dari 3.000 perempuan akar rumput anggota dampingan Asosiasi PPSW. 

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Maret ini. Melalui event ini, Asosiasi PPSW juga membangun kekuatan perempuan akar rumput dalam menuyusun agenda bersama untuk ikut andil dalam mewujudkan perempuan yang mandiri dan paham keuangan sehingga mereka dapat berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia” imbuh Helga Dyah, Koordinator Program Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Matang Asosiasi PPSW.

Sebagai pemenang duta pendidikan keuangan wilayah Jakarta adalah Juara 1 : Binarti dari Koperasi Sejahtera – Klender, juara 2: Sri Lestari dari koperasi Ranggon Makmur – Pondok Ranggon dan juara 3: Suyatmi dari Koperasi Flamboyan – Ciracas. Hadiah masing-masing pemenang Juara 1 mendapatkan Uang Dana Hari Tua (DHT) sebesar Rp 1.000.000 dengan piala, juara 2 mendapatkan uang DHT Rp 750.000 dan piala , dan juara 3 mendapatkan DHT sebesar Rp 500.000 dan piala. Uang DHT diberikan dalam bentuk tabungan ke koperasi masing-masing.

Para pemenang duta pendidikan keuangan bersama PPSW Jakarta akan membuat rencana kerja selama satu tahun kedepan untuk mengkampanyekan Gerakan Melek Keuangan melalui Pendidikan Keuangan untuk Perempuan ke semua kalangan secara intensif dan secara masif menuju masa tua yang Mandiri, sejahtera dan Bahagia. (Helga dan Tri)