83 Wisudawati PPSW Raih Gelar Sarjana Seumur Hidup

Sebanyak 83 wisudawati Perempuan Matang dampingan Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Borneo Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya berhasil memperoleh Gelar “Sarjana Se Umur Hidup” usai menyelesaikan Pendidikan Keuangan Angkatan Ke-3 selama 6 bulan mulai Januari-Juni 2013. Prosesi Wisuda dilaksanakan di Aula Kantor Walikota Pontianak Kamis (4/7).

Walikota Pontianak, Sutarmidji menyambut baik kegiatan ini karena dinilai materi pembekalan yang diberikan cukup bermanfaat bagi kaum wanita terutama ibu rumah tangga dalam menjaga harmonisasi keluarga, memenej keluarga dan mengelola keuangan dan usaha dengan baik. “Kita akan dukung dan kita persilakan mereka menggunakan fasilitas Pemkot untuk melakukan kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, program serupa sebenarnya sudah ada dalam tupoksi Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Anak dan KB (BPMPAKB) Kota Pontianak. Untuk itu perlu disinergikan dengan kegiatan ini. “Program ini harus berkelanjutan dan harus dibina oleh BPMPAKB supaya mereka bisa betul-betul mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatnya,” kata Sutarmidji.

Sementara itu, Direktur PPSW Borneo, Reny Hidjazie dalam sambutannya mengungkapkan, Program Pendidikan Keuangan untuk perempuan matang merupakan bentuk kerjasama PPSW dan Citi Foundation bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penyadaran kepada kaum perempuan bahwa masa tua yang indah dapat direncanakan sejak awal. Selain itu, tercatat sebanyak 11.075 perempuan basis yang berumur 40 tahun keatas masih minim pengetahuan dan kesadaran serta kesiapan dalam perencanaan keuangan untuk menghadapi hari tua yang mapan dan bahagia. Oleh karenanya, tantangan yang akan di hadapi para perempuan ini, jika tidak di antisipasi akan menghadapi masalah seperti kesehatan, finansial dan jaringan pengaman keuangan.

Reny menambahkan, Asosiasi PPSW diberikan kesempatan oleh Citi Indonesia untuk mengadopsi Program Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Matang dari Tsao Foundation Singapura yang di sesuaikan dengan konteks Indonesia. Sementara modul Pendidikan Keuangan untuk Perempuan Matang terdiri dari enam Modul, seperti modul penilaian diri dan menatap masa depan, modul membuat anggaran dan tabungan, modul jaringan pengaman keuangan, modul hutang piutang, modul investasi dan modul perencanaan keuangan. (jim)