Siswa Tuntut Guru Berkualitas

Jakarta, Sindonews.com. Pelajar Indonesia merasa perihatin dengan hiruk pikuk sistem pendidikan yang dibicarakan banyak orang. Semua berdebat kusir tentang ujian nasional (UN).

Bahkan sempat muncul wacana agar UN dihapus. Kali ini Komisi Perlindunan Anak Indonesia (KPAI) mengajak siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menceritakan keluh kesahnya seputar pelaksanaan UN.

Senin (6/5/2013), puluhan siswa SMA dan SMP dari berbagai sekolah satu persatu bercerita mengenai pendidikan di Sekolah. Tak hanya soal kualitas guru, salah satu siswi SMA juga bercerita terkadang ada kekerasan yang sering terjadi di sekolah.

Ketika ditanyakan apakah lebih butuh Guru atau UN, siswa yang datang dari berbagai sekolah tersebut serantak menjawab lebih butuh guru.

KPAI dan beberapa organisasi lain juga menyampaikan petisi kepada menteri pendidikan, bahwa siswa lebih butuh guru berkualitas daripada UN. Selain itu penyebaran PNS yang masih menumpuk di kota-kota besar, agar segera didistribusikan ke daerah terpencil.

Petisi dimulai dan didukung oleh siswa-siswi SMP, siswa-siswi SMK, KPAI, News Indonesia yang beranggotakan, ACE-PKM, Bina Swadaya konsultas, BKKPSI, Fisip UMJ, LAKPESDAM-NU, LP3ES, Muslimat NU, P3M, PGRI, Aosiasi PPSW, YAPARI, Yayasan Aulia, Yayasan Balita Sehat, Yayasan insan sembada, Jari Indonesia dan ASPPUK.(lal)