GE Money Setuju CSR Diatur Dalam RUU PT

GE Money Indonesia mendukung pencantuman kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perseroan Terbatas (PT). Apalagi, langkah ini merupakan kewajiban dari setiap perusahaan.

“Kami mendukung sekali dan tidak masalah, “ kata Harry Sasongko, CEO PT GE Money Indonesia kepada wartawan di sela-sela ‘Konferensi Pers & Dialog Interaktif Peluncuran Program Bijak Dana Perempuan’ pada Rabu (1/8) kemarin.

Menyoal alokasi dana CSR pada 2007, ujar Harry, dia mengaku tidak dapat menyebutkan. Pasalnya, hal itu merupakan kegiatan global GE Money. “Jumlahnya signifikan, “ ucapnya.

Harry mengemukakan bentuk CSR GE Money difokuskan pada perempuan sekarang. Hal ini dilakukan lantaran perempuan dinilai sebagai salahsatu golongan marginal di masyarakat. “Sebelumnya kami melakukan kegiatan CSR dalam bentuk pemberian sumbangan kepada korban bencana alam seperti Aceh dan Yogyakarta, “ tuturnya.

Salahsatu kegiatan CSR dari GE Money yang ditujukan kepada perempuan berupa pemberian bantuan dana bagi pelatihan pengelolaan keuangan bertajuk ‘Program Bijak Dana Perempuan’. GE Money dan PPKM memberikan pelatihan 120 perempuan difasilitasi PPSW “ paparnya.

Pelatihan yang diberikan berupa pengelolaan keuangan keluarga, tatabuku, usaha kecil, manajemen keuangan, pemasaran, dan pendirian koperasi. PKM (Perhimpunan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat) didirikan konsorsium 27 LSM di Indonesia pada 1998. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat miskin akibat krisis ekonomi pada akhir 1997. Sebelumnya, Yayasan Pemulihan Keberdayaan Masyarakat adalah bentuk awal PKM.

Pendirian PPSW (Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita) bertujuan pemberdayaan perempuan khusus di strata social ekonomi rendah di daerah kumuh perkotaan dan pedesaan. Sampai sekarang wilayah kerja PPSW dii 17 kelurahan, 14 kecamatan, 4 kotamadya (Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat), Depok, dan Bekasi. Mochamad Ade Maulidi